SD ISLAM SURYA BUANA

Tumbuhkan Jiwa Adiwiyata Sejak Dini, Murid SD Islam Surya Buana Belajar Menjadi Penjaga Kelestarian Alam

Program Adiwiyata merupakan salah satu upaya untuk menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dalam pelaksanaannya, murid SD Islam Surya Buana tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kelas. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada murid sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna.  Taman Rekreasi Sengkaling UMM, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata edukasi favorit di Malang, kembali menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran lapangan yang produktif.

Tepat pada hari Selasa, 14 April 2026, murid kelas 3 SD Islam Surya Buana Malang dengan jumlah 123 murid mengikuti kegiatan Outbound Adiwiyata, yang berfokus pada pengenalan tanaman hidroponik, praktik konservasi energi, dan energi terbarukan. Ketiga kegiatan tersebut sangat berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan dan menanamkan sikap peduli lingkungan sejak dini.

Suasana pagi di Sengkaling dipenuhi antusiasme saat murid kelas 3 SD Islam Surya Buana diajak menuju area Eduwisata, tempat teknik hidroponik diperkenalkan. Di area ini, para murid belajar langsung (Learning by Doing). Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mempraktikkan cara menanam tanaman sayuran dengan metode hidroponik, seperti sistem Wick (sumbu) yang sederhana. Pemandu edukasi menjelaskan bahwa hidroponik adalah solusi bertani di lahan sempit dan ramah lingkungan karena tidak membutuhkan tanah serta menggunakan air secara efisien. Selain itu, murid kelas 3 juga diajarkan cara memanfaatkan botol plastik bekas sebagai pot hidroponik, yang merupakan wujud nyata praktik reduce, reuse, recycle.

Selain belajar bercocok tanam, topik Adiwiyata juga menekankan pada konservasi energi, yaitu tindakan mengurangi penggunaan energi listrik Ketika sedang tidak diperlukan. Di gedung Iptek Sengkaling, para murid kelas 3 SD Islam Surya Buana mendapatkan simulasi menarik. Mereka diajarkan tentang sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, seperti panel surya dan kincir air. Tak hanya itu, melalui game interaktif, mereka juga belajar tentang perilaku efisien dalam penggunaan listrik dan air, yang menjadi poin penting dalam kriteria sekolah Adiwiyata.

Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi murid kelas 3 SD Islam Surya Buana, di antaranya menjadikan pembelajaran lebih aktif dan menyenangkan, menumbuhkan rasa cinta lingkungan, melatih kerja sama dan tanggung jawab, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta membiasakan perilaku hidup yang ramah lingkungan. Dengan adanya kegiatan penanaman hidroponik, konservasi energi, dan pengenalan energi terbarukan, murid dapat memahami pentingnya menjaga bumi sejak usia dini. Program Adiwiyata melalui outdoor learning menjadi sarana yang efektif untuk membentuk generasi yang peduli lingkungan dan siap menjaga kelestarian alam di masa depan. (Titik Nur Rohmah, S.Pd.)

 

Share your love